Dear Unegers!
Lapangan bulutangkis Desa Sebasang telah ramai sejak
pagi hari. Kursi-kursi ditata di tengah lapangan, meja-meja ditempatkan menurut
posisinya masing-masing, sound system dan LCD disiapkan. Yup, hari ini, kami
Tim KKN UTS Desa Sebasang mengadakan Workshop Pembukuan Sederhana bagi para
pelaku UMKM di Desa Sebasang. Selain itu, ada juga sosialisasi Koperasi Unit
Desa (KUD) Liang Petang serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Bank BRI.
Ide awal pelaksanaan kegiatan ini bermula dari
survei yang kami lakukan di masyarakat. Dari hasil pantauan kami, masyarakat di
Desa Sebasang ini sangat produktif. Terbukti, kami berhasil menjaring sekitar
50 pelaku UMKM dari berbagai bidang, seperti pedagang kios, pedagang bakulan,
serta sektor jasa (salon, bengkel). Sayangnya, berjalannya usaha mereka kurang
dibekali dengan kemampuan manajemen keuangan yang terstruktur. Akibatnya, pada
pelaku UMKM di sini masih belum paham benar apakah usaha mereka menguntungkan
atau justru ‘membuntungkan’. Sederhananya, mereka akan menganggap usaha mereka
untung jika uang masuk lebih besar dari uang keluar, tanpa mempertimbangkan faktor-faktor
seperti biaya transportasi, biaya penyusutan, dan biaya lainnya.
