Tampilkan postingan dengan label lomba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lomba. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Agustus 2016

Lomba Mewarnai Anak: Meriahnya Dunia Anak-Anak

Dear Unegers!

Hari ini balai desa kembali diramaikan oleh kegiatan KKN UTS Desa Sebasang. Kalo tanggal 10 kemarin yang ramein bapak-bapak dan ibu-ibu, kali ini yang ngeramein adalah dedek-dedek gemes!!! Yup, hari ini kami mengadakan Lomba Mewarnai Anak-Anak, mengundang anak-anak berusia 4-7 tahun yang berdomisili di Desa Sebasang dan sekitarnya. Lomba ini terselenggara dengan dukungan Moorlife dan Sophie Paris selaku sponsor.


Ide awalnya lomba ini sih kami dapat setelah melakukan silaturrahmi ke PAUD dan TK yang ada di Desa Sebasang. Para pengajar meminta agar diadakan kegiatan untuk adik-adik di sini juga. Dari kunjungan tersebut, akhirnya Arona—ketua tim pendidikan—memutuskan untuk mengadakan lomba mewarnai.
Kami pun membuat konsep lomba, lalu menyebarkan undangan ke sejumlah sekolah di Sebasang dan sekitarnya, seperti Semamung dan Leseng. Alhamdulillah, respon dari sekolah sangat baik. Kami berhasil mengumpulkan sekitar 50 peserta yang terbagi ke dalam dua kelas, yakni kelas A (usia 4-5 tahun) dan kelas B (usia 6-7 tahun).

Minggu, 16 Agustus 2015

UAR-BC Cup 2015: My First Badminton Tournament (2)

Dear Unegers!

Kali ini saya akan menyambung uneg-uneg saya yang sebelumnya tentang UAR-BC Cup 2015.

Day 1: A Very Hectic Day

Pagi-pagi saya sudah siap berangkat ke GOR Pragas. Pukul 07.30 saya tiba di halaman GOR.

“Kak, saya baru dapat konfirmasi kalo anak SMK mau pake lapangannya satu,” Edi langsung menghampiri saya setibanya di depan GOR. Jedeeerrrr!!! Mampus gue... saya merutuk dalam hati. Gimana nggak, kami udah booking keempat lapangan dari jauh-jauh hari, ngerancang jadwal pertandingan untuk 4 lapangan, dan tadaaaa! Only 3 courts for the matches!

Alhasil, pagi-pagi setelah acara dibuka Pak Aries, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UTS, saya pontang-panting mengatur ulang jadwal pertandingan, dari yang tadinya 4 lapangan menjadi 3 lapangan. Masalah-masalah mulai muncul. Mulai dari peserta yang belum juga hadir padahal jadwal tandingnya udah mau mulai, Herman dan Dul yang kembali terancam batal tanding gara-gara jadwal tanding mereka di Lapangan D (tempat nongkrongnya anak-anak SMK) harus pindah ke lapangan lain, which is jadwal mereka berarti mundur setelah pertandingan peserta lain, Kak Solihin yang belum kembali dari mengambil KHS padahal jam tandingnya udah dekat dan membuat saya harus mengundur pertandingan, dan yang lain-lainnya. Saya sampai nggak sempat berpikir untuk pertandingan saya sendiri.

Jadwal pertandingan
Suasana pembukaan


Foto bersama :)
Akhirnya setelah semua kerumitan ini berakhir, saya masuk lapangan untuk pertandingan saya sendiri. Lawan saya dan Edi adalah Arief/Toto, pasangan dari prodi Psikologi. Di awal-awal pertandingan kami selalu ketinggalan angka. Saya dan Edi serasa blank, bingung mau ngapain di lapangan. Mau main lob, bolanya masih kencang, ujung-ujungnya out. Mau smash malah banyak yang nyangkut. Ternyata ini akumulasi dari perasaan grogi kami karena baru sekali ini mengikuti pertandingan bulutangkis. Jedeerrr, jadi gini toh rasanya ikut kompetisi? Walaupun cuma internal kampus, tapi tetap saja beda dengan suasana mabar.