Dear Unegers!
Di penghujung masa KKN kami, ada satu terobosan yang
kami buat bekerja sama dengan Ibu PKK Desa Sebasang. Yaaaah, bisa dibilang ini
udah rada telat sih, tapi nggak ada salahnya dicoba kan? ^^
Jadi ceritanya, di minggu-minggu terakhir KKN, kami
sering keluyuran di kampung-kampung. Kami baru menyadari bahwa ada pemandangan
yang lumrah di beberapa kampung, yakni tumbuhnya pohon sawo di halaman rumah
tiap warga.
“Owee, pang nta peno benar sawo, duan ee. Sarea bale
pang karang ta ada tanam sawo (Di sini ada sangat banyak sawo. Semua rumah di
kampung ini menanam sawo)”, kata Paman Ruslan Ketua LPM yang kami kunjungi
rumahnya satu waktu. Sawonya juga lucu Unegers. Biasanya sawo kan bentuknya
bulat lonjong, nah kalo di sini sawonya berbentuk bulat sempurna, persis
seperti apel Malang. Karena itu, sawonya dikasih nama ‘sawo apel’. Sawo ini
nggak bisa dimakan langsung, harus diperam 3-4 hari baru bisa dimakan. Soal
rasa, beeeuuuhh!!! Dahsyat!!!